Services

Learning

Kami menggunakan pendekatan learning yang komprehensif, dimulai dengan mendesain program agar sesuai dengan visi dan misi organisasi, sasaran dan strategi usaha, tugas serta kompetensi organisasi yang akan dibangun. Proses tersebut dilakukan sebelum, selama maupun setelah penyelenggaraaan program. Program disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran dan pengembangan di masing-masing organisasi.

A. IN HOUSE LEARNING
Modul pembelajaran didisain secara tailor-made untuk masing-masing perusahaan sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu kami juga menyediakan paket series seperti dalam program di bawah :
 Executive Skills – Personal Competencies
 Executive Skills – Managing Subordinates’ Performance
 Basic Leadership & Managerial Skill (MDP – EDP)
 Basic Salesmanship Skill
 Human Resource Management
 Secretarial & Office Administration
 Communication Skill Series
 Excellent Customer Service Series
 Team Building

B. PROGRAM SERTIFIKASI PROFESI
Program sertifikasi kompetensi merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia, baik untuk skala domestik maupun internasional.

Sesuai dengan PERPRES 8/2012, Sertifikasi Kompetensi Kerja adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Standar Internasional, dan/atau Standar Khusus. Bekerjasama dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), peserta pelatihan dalam berbagai bidang profesi di akhir program akan melakukan uji kompetensi dan mendapatkan sertifikasi dari BNSP. Berbagai bidang yang tersedia adalah sebagai berikut :

 Analis Pengukuran Produktivitas
 Administrasi Profesional (Administrative Officer, Junior / Executive Administrative Assistant)
 Instruktur (Muda, Madya, Utama)
 Human Capital (Staff, Supervisor, Manager, Senior Manager)

C. ORIENTASI KARYAWAN BARU
Pengelolaan SDM harus dimulai dari proses rekrutmen dan orientasi yang tepat. Namun seringkali yang terjadi karyawan baru tidak mendapatkan penjelasan atau pengarahan yang memadai dari atasan atau Manajemen sehingga mengalami kebingungan atau ketidakjelasan dari tugas yang dilakukan. Demikian juga menghadapi ketidakpastian tentang situsi apakah yang akan dihadapi, bagaimana karakter orang-orang yang akan bekerja sama dan apakah saya bisa beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan.

Pada tahap berikutnya, perkembangan keberhasilan adaptasi terhadap lingkungan dan pekerjaannya juga tidak dikomunikasikan secara spesifik. Kondisi yang demikian ini berakibat karyawan tidak mengetahui sampai seberapa jauh ia sudah memenuhi harapan dari pihak perusahaan terhadap tugas / pekerjaannya. Di sisi lain, Manajemen juga harus melakukan evaluasi apakah proses rekrutmen telah dijalankan dengan benar sehingga mendapatkan karyawan baru sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Program ini didisain untuk membantu proses orientasi karyawan baru menjadi efektif dan efisien dan juga dengan tujuan melakukan akselerasi kemampuan dan adaptasi karyawan baru. Dengan demikian karyawan baru segera dapat terlibat dalam operasional bisnis dan memberikan nilai tambah kepada organisasi.

D. OPTIMALISASI PERAN LEADER
Leader adalah agen perubahan dan karenanya perannya sangat vital. Persoalan yang dihadapi adalah belum semua Leader yang ada cukup memiliki kesadaran tentang adanya perubahan yang ada di depan mata tersebut. Oleh karena itu dalam rangka mempersiapkan para Leader menghadapi tantangan perubahan tersebut serta agar mereka dapat mengembangkan kader-kader Leader berikutnya dalam organisasi, maka kesadaran akan peran mereka perlu ditegakkan kembali.

Agar program pembentukan leader lebih optimal hasilnya, maka program ini disusun dengan sasaran agar para Leader mendapatkan bekal pengetahuan dan praktek tentang bagaimana teknik yang tepat dalam menumbuhkan motivasi diri dalam upaya menjadi pribadi efektif. Jika efektifitas diri ini telah terbentuk, diharapkan para Leader akan mampu mengembangkan kemampuannya secara lebih optimal dalam mengelola team kerja. Adapun bagi organisasi, harapan lebih jauh adalah para Leader ini menyadari perannya dalam mengembangkan anggota team sehingga mampu membentuk dan mencetak para kader baru.

E. OUTBOUND LEARNING
Program ini bertujuan untuk mengajak peserta/karyawan aktif melakukan pembelajaran melalui permainan/simulasi yang menantang dan menyenangkan dengan berbasis pada metode experiential learning. Melalui proses simulasi, peserta diharapkan akan dapat memahami kelemahan serta kemampuan dirinya, peserta juga akan kami mediasi untuk mengerti betapa pentingnya membangun mental, motivasi, serta pola pikir positif, dan meningkatkan sinergi dalam team sehingga tercapai proses empowering teamwork yang optimal.

Diharapkan melalui metode ini, peserta akan dapat mengaplikasikan hasil belajar selama outbound learning ke dalam pekerjaan maupun kehidupan keseharian di keluarga. Tema kegiatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, seperti: The Power Of Solid Team, Esprit De Corps, Leadership, dll.

Please follow and like us: